001.jpeg: Kalau bebas nanti, apa yang ingin kau lakukan? Aku ingin keliling melihat berbagai negara. Kau selalu saja bilang begitu. Kalian berdua suka sekali dengan topik itu. 002.jpeg: Bagaimana denganmu, Frieche? Aku akan mandi. Putri banget. ... Aku yakin kita akan baik-baik saja. 003.jpeg: Suatu hari, kita bertiga... Pasti... 004.jpeg: Apa kau siap...?//Ini akan menjadi perjalanan yang panjang. Ya, aku siap. Baiklah. Ayo kita pergi. 005.jpeg: Ven, Frieche. Aku akan datang menemui kalian lagi. Suatu hari nanti, pasti. Setelah aku meraih kebebasan. 006.jpeg: Pertandingan...!? Besok, ya!? Hmm... Di kota berikutnya ada turnamen kecil. Kita akan ikut serta. Tapi aku... Tidak tahu cara bertarung...? Oh... begitu, ya." 007.jpeg: Tidak masalah. 008.jpeg: Tidak... Jangan Hei, hei, hei. Lihat itu. Tadi serangan mendadak, tapi kau berhasil menghindar sepenuhnya. ...! Kau pasti bisa. ... Tapi... 009.jpeg: Tapi besok itu terlalu cepat! 010.jpeg: Kalau aku bilang kau bisa, maka kau harus bisa. 011.jpeg: ...Tadi itu Hanya dengan satu tebasan. Pohon besar ini...?! Aku akan mengajarkan cara bertarung di perjalanan. Begitu tiba di kota... Kau sudah menjadi gladiator. ... Kalau aku tadi tidak menghindar, apa yang akan terjadi padaku...? 012.jpeg: Kota besar perdagangan budak, 'Ratna'. Kota ini dikenal karena makanan laut segar dan kuil bersejarahnya. 013.jpeg: Akhirnya kau akan menjalani debutmu sebagai gladiator. Pertandingan pertama... Apa aku benar-benar bisa melakukannya... Lux. !? 014.jpeg: Jika kamu ingin menjadi gladiator terbaik, pastikan pikiranmu selalu tenang. Seorang yang kuat memiliki mental yang tidak tergoyahkan dalam segala situasi. ... Ya! Benar. Seperti legenda gladiator. Wah~! Aku menemukan pria hebat~! !? Ini dia. Otot-otot yang hebat! Apakah Anda ingin bermain dengan kami? O-//s//a ma♡. 015.jpeg: Aku ada urusan yang sangat penting...! Guru? Kau harus menuju arena pertempuran sendirian...! Eh? Guru? 017.jpeg: Ini dia... Inilah tempat yang dikatakan guru... Heh, kau! Mau ikut bertanding? Eh?//A-Aku... iya! 018.jpeg: Di mana pemilikmu? Tunjukkan surat transaksi! Surat transaksi...? ... Ini tempat apa? Ah, lupakan saja! ... Tunggu giliranmu di dalam kandang! 019.jpeg: Aku punya firasat buruk... Orang-orang di sini semua gladiator, ya...? Lagi-lagi ada korban baru datang. ! 020.jpeg: Kau bersusah payah untuk menaikkan hargaku. Aku senang kau melakukannya. Harga? Apa maksudnya itu? Baiklah, semua! Terima kasih sudah menunggu! Sekarang, kita mulai pelelangannya! 021.jpeg: Semua barang dagangan adalah budak yang sehat dan kuat! Hanya orang-orang yang cocok menjadi gladiator yang berkumpul di sini. Lelang... barang dagangan...? Apa maksudnya!? Hah... ini sungguh lucu. Sepertinya dia tidak tahu apa-apa dari tuannya. Kau tidak mengerti? 022.jpeg: Kau telah dijual. Ini adalah pasar budak gladiator. ...Eh? Ku akan dilelang dan mulai sekarang//kau akan dipaksa untuk bertarung di depan para bangsawan. Dan orang yang memberikan tawaran tertinggi di antara mereka adalah―... 023.jpeg: Tuan kita yang berikutnya. 024.jpeg: Kenapa... Master Achilles ... 025.jpeg: Baiklah, mari kita lihat kualitas barangnya!//Langsung di depan mata! Langsung saja kita saksikan! Mulai!! 026.jpeg: ... Tidak perlu terlalu larut dalam kesedihan. ! Dikhianati oleh laki-laki... Adalah hal yang sering terjadi pada kita. 027.jpeg: Tidak ada waktu untuk bersedih.//Kita harus memberikan pertunjukan yang bagus agar menarik perhatian para orang kaya. Eh...? .... Hei, kau. ...Kau tahu, semakin kuat dirimu,//semakin tinggi harga yang akan didapatkan dalam lelang. Tim gladiator yang dimiliki orang kaya akan semakin kuat. Kalau dibeli oleh orang kaya, masa depan kita akan terjamin. Itulah sebabnya semua orang bertarung mati-matian. 028.jpeg: Anak itu sangat menjanjikan~ Gladiator Mira. Steel Beam. Katanya dia dijual karena membunuh rekan-rekannya. Pria berbahaya... itu tipeku♡ Tidak diragukan lagi, dia akan terjual dengan harga tinggi. 029.jpeg: !! Sudah selesai...? Iya... lelangnya akan segera dimulai. Baiklah, semuanya! Apakah kalian sudah siap!? 030.jpeg: Pertama-tama, mari kita mulai dengan barang ini! Dimulai dari 30 ribu El! 35! 37! 40! Aku tawarkan 50! 50 ribu El! Ada yang lebih tinggi lagi!? Berapa kali pun melihat ini, tetap saja pemandangan ini membuatku muak~ 031.jpeg: Berdiri di sana membuatmu menyadari bahwa kau hanyalah sebuah barang. Kehormatanmu sebagai manusia sudah tidak ada lagi. Selanjutnya! Kau dan kau! Bertarunglah! 73! 80! Selanjutnya! 200 ribu El! Ada yang lebih tinggi lagi!? Baik, selesai! Apa itu sampah? Enyahlah! 032.jpeg: Selanjutnya! Gadis kecil...? Tentu saja ada gladiator perempuan~ Tapi gadis semuda itu jarang sekali. Kasihan sekali... Pasti dia dipaksa bertarung. 033.jpeg: Gadis!? Dan dia masih anak-anak! Aku tidak butuh budak seks! Aku di sini untuk membeli petarung! Aku tidak suka perempuan, tapi aku suka tubuh perempuan. Apalagi jika itu gadis muda... Mulai!!" 035.jpeg: Wa.. Uwa... 036.jpeg: Apa itu tadi? Aku ingin dia masuk dalam tim gladiatorku. Tidak, ayo ke timku! 037.jpeg: Inilah dunia gladiator. Opini publik bisa dibalik dengan kemenangan. Kemenangan... Diraih dengan tinju. Selanjutnya. Dunia yang sungguh sederhana. Yang perlu dilakukan di arena hanyalah satu hal. 038.jpeg: Kalahkan lawan di depanmu. Dan jatuhkan. 039.jpeg: Baiklah semuanya! Ini dia yang kalian tunggu-tunggu! Dari Gladiator Mira, Steel Beam kini dilelang! Ha... Sekali lihat saja sudah jelas... kau masih rookie. ! 040.jpeg: Tidak mungkin menang. Bisa menang. 041.jpeg: Kau pasti sudah paham tentang bakatmu, kan? ...Memang aku pandai menghindar.//Tapi, kalau disebut bakat terlalu berlebihan... Mungkin hanya karena mataku sedikit tajam... ...Izinkan aku bercerita.//Aku dulu pernah mencapai puncak dunia gladiator. Hampir semua pertandinganku diselesaikan dengan satu serangan. 042.jpeg: Satu serangan saja. ...Kau tahu apa artinya itu? 043.jpeg: Pedangku secepat kilat. Kau bilang matamu tajam...? Heh... 044.jpeg: Matamu itu... Sedikit lebih baik, dari yang lain. Itu adalah kelebihanmu 045.jpeg: Pedangmu masih amatir. Gerakanmu juga tidak seperti seseorang yang sudah dilatih. Tapi kenapa... Aku tidak bisa mengenainya...! Kau ingin menjadi warga bebas, ya!? Kadang ada orang bodoh yang bermimpi tentang masa depan yang tidak pantas mereka miliki. ...? 046.jpeg: Beam-san, apa kau tidak memikirkannya? Tentang apa yang akan kau lakukan jika menjadi bebas... Sudah cukup, Beam. ! Sudah cukup buang-buang waktunya. Bunuh anak itu. 047.jpeg: Pertarungan yang membosankan terus berlangsung, membuat penonton bosan. Kalau begini terus, nilaimu bisa terpengaruh. Jadi, buat anak itu menjadi tumbal darah dan buat penonton senang. ...Kau tidak masalah, kan?//Dia barang dagangan penting, bukan? Tidak masalah. Harga seorang anak budak tidak seberapa. Bukan masalah besar! 048.jpeg: Budak~~~~?? Tatapan apa itu~~?? 049.jpeg: Hei, Beam.//Aku berubah pikiran, jangan langsung bunuh. Itu tidak akan menghidupkan suasana. Hancurkan anggota tubuhnya satu per satu. Aku akan menikmati wajahnya yang meringis kesakitan. Jika kau bebas...? 050.jpeg: Siapa yang bisa bicara soal itu? Di dunia ini, seseorang dikenal dari cara matinya... Kita bebas? Masa depan? Hah... Apa kita bisa membicarakannya...? 052.jpeg: Crek Begitu ya... ...! Kami sering... Kami sering bicara tentang itu... Jadi, Ven, bagaimana denganmu? Apa yang akan kau lakukan jika bebas? Kenapa, Beam?//Tangan dan kakimu masih utuh, kan? 053.jpeg: ...Atau apa? Apa kau tidak bisa mendengarkan perintah dari warga bebas? Ugh... Itu sudah jelas, bukan? 055.jpeg: Aku akan memukul habis-habisan orang-orang yang selalu meremehkan kita. Dengan sekuat tenaga! 056.jpeg: Hah? 059.jpeg: Jangan meremehkanku!! Anak ini menarik, ya. Achilles.